Sabtu, 26 April 2008

...penganut & pelaksana

Hoahmm, gw ga tau mo ketik paan akhir2 ini, tapi kemaren pas gw ikut pertemua chiku serpong (FYI, ini pertemuan chiku serpong yg terakhir, OMG... jadi gmn dung, hehehe... tenang ini memang ini yg terakhir, soalnya chiku serpon diupgrade jadi shibu serpong... wess, mana nih applausenya :)),... btw da pada ngerti kan ?, klo gitu, lanjooot...

Jadi ceritanya gini, dalam Nichiren Buddhism itu, pertemuan chiku merupakan salah satu bagian dasar dalam pelaksanaan pertapaan buddhisme. Nah dengan pertemuan itu, kita bs mendengar berbagai macam pengalaman pribadi, ceramah2 gosho, diskusi mengenai suatu topic, dll. Memang sih, gw perhatikan GM SGI koq jarang2 datang ke pertemuan chiku, yah mungkin karena kesibukan masing2, tapi untuk kedepannya, gw pengen mencoba membawa antusiasme positif agar para GM bs rajin mengikuti pertemuan. Kenapa harus rajin pertemuan you say ?, karena menurut gw, pertemuan merupakan bagian dasar dalam pertapaan buddhisme, dan menurut ikeda sensei, pertemuan jg merupakan ujung tombak SGI. Selain itu ini pula jg salah satu faktor yg membedakan antara "penganut" & "pelaksana",... bedanya ?, baca lagi donk di paragraf berikut ini... lanjoootttt..

Ya, kita lanjutkan, bedanya "penganut" & "pelaksana" ya ?, ini merupakan salah satu kalimat yg paling mengena, yg diucapkan oleh ketua chiku serpong kemarin malam, saat pertemuan chiku serpong yg terakhir. Nichiren Daishonnin pernah berkata, "Doa para pelaksana hukum bunga teratai (Ho ke kyo), tidak mungkin diacuhkan". Nah bisa dilihat kan, kata pelaksana yg gw bold-in, sekarang tanyakanlah pada dirimu sendiri, apakah saya seorang "pelaksana" atau seorang "penganut" ?.

Dah ya, gitu aja, hehehehe. Bosen ketik panjang2, habisnya gw ga suka yg lama2.

Tidak ada komentar: